Jalan-jalan ke Candi Prambanan

Artikel ini sudah pernah tayang di Baltyra

 
Hallo Baltyra-er, apakabar semua…semoga dalam keadaan yang sehat semua yaaa….

Dari judulnya aja udah ketauan mau kemana tujuan wisata kita kali ini..hehehhe… ke Candi Prambanan..horeeeeeiiiiii…

 Liburan Lebaran di bulan September 2011, keluarga kecil aku pulang kampung ke rumah mertua tercinta. Di moment yang indah ini, bertemu dan saling bersilaturahmi dengan  orang-orang tercinta, saudara, sanak keluarga adalah suatu kebahagiaan buat aku.

 Setelah beberapa hari di rumah mertua, aku merencanakan untuk pergi plesiran mengunjungi Candi Prambanan bersama suami, anak dan para keponakan aku.

Aku mempunyai 2 keponakan  cowok yang mulai beranjak  remaja plus 1 yang masih kecil.

Aku yang suka melihat tumpukan batu tua yang sudah berusia ratusan tahun, entahlah dengan keponakan aku, aku gak tau sebenernya mereka suka apa enggak dengan kegemaranku ini...tapi mereka manut diajak kemanapun ..hahaha…

Di hari yang telah ditentukan berangkatlah kami di pagi dari rumah mertua aku di Kutoarjo, menuju Candi Prambanan, dengan jarak tempuh 3,5 jam..jauh juga ya…tapi gapapalah..yang penting semua seneng..hahaha…

 Ketika mendekati lokasi, terlihat bangunan candi yang berdiri menjulang dengan gagahnya….aku sampe deg-degan..sangking girangnya.. norak banget siy akyu.. hahahhaa.. sebab ini pertama kalinya aku melihat candi ini..jadi kalo agak norak-norak dikit.. ya wajarlaah.. hahahha…

Masuklah kita ke area parkir, kita semua udah gak sabar mau masuk ke lokasi, para kurcaci langsung berlarian..termasuk aku hahaha..

Tiba di pintu restribusi, melihat papan harga, ternyata ada paket ke Ratu Boko, setelah berdiskusi secara express dengan suami, kita setuju untuk ikut paket ke Prambanan & Candi Ratu Boko , assiiiykkkkk….    

 Karcis terusan sudah di beli, selanjutnya kita di suruh  masuk area gerbang dan menuju shuttle bis yang letaknya ada di sebelah kanan, disana sudah tersedia shuttle bis yang menunggu penumpang yang hendak ke Ratu Boko. Jadiiii, paket dari pengelola kita diajak keliling ke Ratu Boko, setelah itu baru menikmati Candi Prambanan…oooo begituuu…. oke – oke..kalo begitu sekarang kita naik bis yuuuk…

Perjalanan dari Prambanan menuju Ratu Boko, kata masnya sekitar 2 km, kita melewati pasar dan lampu merah yg agak  padat merayap, kemudian perjalanan memasuki pedesaan, sayang saat kami berkunjung adalah musim kering, pemandangan sepanjang jalan adalah pohon-pohon yang kering, ladang yang kering..hiks…kacian..

 Kata masnya kita boleh keliling 2 jam-an nti di jemput lagi dengan shuttle bis, ternyata banyak rombongan yang mengikuti paket ini, jadi jangan khawatir untuk balik ke Prambanan, bis nya tiap 10 menit mondar mandir ngangkut penumpang..Boko- Prambanan.

Berdasarkan informasi yang aku copy paste dari brosure yang aku minta saat mbeli karcis terusan. Kawasan situs Ratu Boko disebut Abhayagiri Wihara. Abhaya berarti tidak ada bahaya, giri berarti bukit / gunung, Wihara berarti asrama / tempat. Dengan demikian Abhayagiri Wihara berarti asrama / tempat para bhiksu agama Budha yang terletak di atas bukit penuh kedamaian.,ehm..emang bener siy, tempatnya tenang, hawanya adem..apalagi kalo malem..hehehe…auk ah gelap..hahahhaa…

Nama Kraton Ratu Boko berasal dari Kraton dan Ratu Boko. Kraton berasal dari kata Ka-da-tu-an yang artinya tempat Istana Raja, Ratu Boko berasal dari Ratu yang berarti Raja dan Boko berarti Bangau. Pengertian ini kemudian menimbulkan pertanyaan. Siapa yang disebut raja bangau itu, apakah nama seorang penguasa atau nama burung bangau sungguhan yang sering hinggap di kawasan perbukitan Ratu Boko, seperti diketahui bahwa pada bagian utara, barat dan selatan dari perbukitan Ratu Boko merupakan tanah ngarai yang amat luas dan subur untuk daerah pertanian sedangkan di bukit Ratu Boko sendiri terdapat kolam-kolam sebagai tendon air dari yang berukuran besar sampai kecil.

Sebenernya photo-photo yang aku ambil baik dari camera pocket maupun dari camera hp  masih banyak..tapi aku takut kebanyakan..pembacanya tar malah bobo lagi..keukeukeuh..

 Mengitari area Ratu Boko sudah kelar, saatnya balik lagi ke tujuan asal yaitu mengunjungi Candi Prambanan. Kita naek bis yang sudah menanti dengan sabar di pelataran parker menuju C. Prambanan.

Kalo pengunjung cape keliling jalan kaki, pengelola menyediakan kereta keliling dengan membayar uang senilai …(lupa, suwer..keknya sekitar 6 rb ato 8 rb rupiah deee.. ) kita bisa menikmati sekitar areal kompleks candi.

Oia saat berada di area candi Prambanan, diberitahukan oleh pengelola melalui toa, yang bisa di dengar oleh pengujung bahwa setiap malam jam 19.00 wib ada pertunjukkan sendratari Ramayana yang didukung oleh penari yang berjumlah hampir 200 orang .. ck ck ck. pasti bagus dan heboh ya… Harga ticketnya aku lupa, teman-teman cari di google aja ya…xexexexe…

 Di kawasan Ratu Boko dan di Prambanan, masih terlihat perbaikan sana sini, apalagi di Ratu Boko, masih banyak batu yang bertebaran, gak tau deh..bentuknya seperti apa kalo udah jadi...dasar otak emak-emak..cetek banget..whuahhaha….

Udah puwas keliling Prambanan, saatnya pulaaaang, di tengah jalan ngeliat rumah makan khas Yogya yaitu gudeg,mampir dulu ah..

Makan 1 porsi kenyangnya pas, kalo aku sih makan kudu 2 porsi, baru mangtaaps..rasanya ayamnya enak empuk, bumbu udah meresap sampe ke sukma (taelaa) apalagi telornya..beuuuh..endang gurindang boooo…si mbok Nyum menggunakan telor bebek..asoy gak tuch…xixixixi..

Okre sekian dulu cerita ngalor ngidul dari aku, smoga berkenan yaaa…

Salam maniez dari kota Bekasi dengan cuaca yang agak sendu, asal jangan lagi galau yaaa..whuahahhaa….

 Ini photonya.
 
 


 
 
 

Tuhan memberkati

Komentar

  1. Serunyaaaa... Gudegnya juga kayanya enak :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Indi, surprise banget kamu komen di blog aku yang sudah berdebu ini.. gudegnya enak.. kita main ke Yogya yoks... Salam sayang.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Mengikuti Kursus Kerasulan Keluarga

Jalan jalan ke Kuningan