Jalan jalan ke Kuningan
Ini adalah Tulisanku yang sudah dimuat di Baltyra.
Jadi perjalanan ini sudah 7 tahun yang lalu, kusimpan buat kenanganku
Sebenernya, cerita kami sekeluarga ke Kuningan ini udah agak basi dan sudah tersimpan dengan manisnya di file draftku, perjalanan ini kami lakukan di tahun lalu tepatnya 29 ~ 30 Oktober 2011. Tapi gapapalah..daripada manyun (kaga nyambuuung jeck) hahahha…
Kenapa kami pilih kota Kuningan, untuk liburan singkat keluarga kami..? Karena untuk menuju Kuningan, tidak memerlukan waktu yang banyak dari tempat kami tinggal, sekitar 4 jam dan kami menghindari daerah/kota yang perjalanannya memerlukan macet. Dan memang, perjalanan kami dari Bekasi menuju Kuningan tidak pake acara macet (yipeeeee..)
Untuk penginapan, jauh-jauh hari aku sudah dibukingkan oleh salah satu penulis Baltyra yang cantik jelita, yaitu jeng Nana. Untuuung, aku kabari jeng Nana, kalau kami sekeluarga mau jalan ke Kuningan, karena dengan sigap jeng Nana membantu memberikan aku nama hotel dan tarif kamarnya.
Tanpa bantuan jeng Nana, bisa-bisa perjalanan kami terancam batal, karena hotel-hotel di kawasan Kuningan dan sekitarnya semuanya fullybooked khususnya saat wiken.
Yang lebih yahud lagi, karena sang pemesan kamar hotel adalah jeng Nana, maka aku mendapatkan harga korting sebesar 30% dari harga resmi. Thanks yaaa cyintaa…
Ini karena tempat perusahaan jeng Nana bekerja, menjalin hubungan dengan hotel di sekitarnya untuk para tamu perusahaan yang hendak berkunjung ke perusahaan tempat jeng Nana bekerja. Okelah kalo begitu.
Pada hari H, kami sekeluarga berangkat jam 6 pagi, dengan menggunakan kendaraan roda 4 yang mungil. Selama perjalanan kami lalui dengan sukacita, kedua anakku, yang besar dan bayi tidak ada yang rewel, semuanya senang. Thanks God.
Perjalanan lancar dan tidak pake acara tersesat..xixixi..tiba di hotel jam 09.30 wib. Sempat diskusi dengan suami, andai kami diperbolehkan masuk kamar sebelom saatnya, kami bersedia untuk membayar. Aku juga berspekulasi, kalo kamarnya kosong, kalo masih ada penghuninya, pegimana? Ya sudah..akhirnya dari pada omong-omong yah mending aku datangi recepsionisnya. Aku tanyakan kamar atas namaku, aku juga bilang, kalo aku tiba lebih awal dari jam yang ditentukan. Dengan senyuman manis si mbak resepsionis, mengatakan kalo aku boleh mendapatkan kunci kamar saat itu dan tanpa bayaran, karena kamar kosong, horeeee…
Tanpa ba bi bu lagi, kami segera menurunkan barang-barang bawaan kami segala macam tetek bengek walangkadut yang seperti mau pindahan ..hahaha…ternyata kami mendapatkan kamar yang bersih, cantik dan sejuk.
Aku dan si adek bayi di teras balkon
Hoaaa senangnya, anakku (yang besar) saat berangkat memang belom mandi, langsung mandi. Tumben nih bocah, biasanya kalo disuruh mandi syusahnyaa ora ketulung-tulung. Kali ini dia yang bilang, aku mau mandi.!! Oke dah..sok mangga..hehehe..
Bosan di kamar, kami menyempatkan untuk berkeliling area hotel, melihat kolam renang, naluri maen air si kakak langsung bereaksi. Ma, aku mau berenang..laaa pan Eneng baru mandi..tapi keinginannya untuk berenang sudah tidak bisa ditahan lagi..si kakak, langsung ngacir ke kamar, untuk ganti baju renang.
Si kakak akhirnya nyemplung, katanya airnya dingiin banget…
Melihat sang kakak bermain air dengan riangnya, si adek kaga mau kalah dia gatel juga mau maen air, ya sutralah.. akhirnya si adek nyemplung juga tanpa baju renang..Papa, adek dan kakak.
Acara berenang selesaaaiii.. yook kita lanjut ke acara makan siang, saatnya bongkar logistic…acara makan siang yang seruu karena semuanya lapaarrr…hahahha…
Selesai makan siang, kami beristirahat, BBSHSK = Bubu Bubu Siang Hari Sambil Kelonan..hahaha..
Acara BBSHSK selesai, sore itu tujuan pertama kami adalah mengunjungi Gua Maria Sawer Rahmat yang letaknya di desa Cisantana – Cigugur. Jarak dari hotel kami menginap sekitar 10 km ± 20 menit
Ini dia jalanan menuju GMSR – Cisantana
Tiba di area parkir, kami harus berjalan kaki menuju gua, perjalanan mendaki, mungkin sekitar 2 ato 3 km.
Perjalanan dimulaiiiii..di samping kiri kanan banyak rumah penduduk, semua penduduknya ramaaah sekaliii…mereka menyempatkan untuk menyapa kami, kemudian kami berpapasan dengan ibu-bapak yang memanggul rerumputan, menyapa kami juga. Sampe tukang ojekpun menyapa kami..hebaat. Masih ada keramahan di lingkungan ini, yang jarang aku temui.
Akhirnya, aku memutuskan, aku yang akan menyapa mereka terlebih dahulu andai kami berpapasan. Seolah-olah aku salah satu penduduk disitu hehehe…
Pemandangan kiri kanan yang kami temui di sepanjang jalan menuju gua.
Kiri kanan banyak bangunan kuburan.
Tanaman bawang
Buah alpukaat..!!
Akhirnya tibalah kami di tempat tujuan, lumayan capenya..yang jelas betisku langsung beraksi cenat cenut..xixixii..
Ini dia areanya..
Kami mengikuti urutan prosesi Jalan Salib satu demi satu, jalannya semakin lama semakin naik, tibalah kami di puncaknya.
Disana aku bertemu dengan 1 rombongan dari Tangerang sekitar, tepatnya dari gereja Santa Monica BSD. Kulihat peserta yang turut serta dari semua kalangan umur, dari anak kecil sampai manula. Hebat, semua terlihat bersemangat dan bergembira menikmati suasana kebersamaan bersama rombongannya.
Acara doa selesai, kami tidak langsung pulang menuju hotel, tapi kami mampir ke kotanya untuk sekedar melihat-lihat suasana kota Kuningan di malam hari, sekalian mencari makan malam kami. Muter-muter, bolak balik cari rumah makan, karena suami kepengen makan dengan menu bebek, kami mampir di rumah makan dengan motonya serba bebek.
Rame booo, cari parkir syusah, akhirnya dapet juga..kami udah yaken seyaken-yakennya kalo tempat makan rame begini pasti makanannya enak.
Pelayanannya lumayan cepat, sebab tak berapa lama menunggu pesanan kami datang. Makanan tak sempat kami photo, karena udah gak ada yang mikirin photo, kami hanya memikirkan bagaimana memenuhi keinginan gembel di perut kami yang sudah meminta-minta..hahahha…
Acara makan selese, kami bergegas untuk cepat sampai di kamar hotel..duuh kaki aku pegeeel banget. Si kakak dan si adek tidur dengan sukses..xixixii..
Setelah para kurcaci tidur, malam itu aku dan suami sudah sepakat untuk mempergunakan fasilitas hotel yaitu kolam aquamedic treatment. Menurut yang aku baca dari brosurenya adalah kolam pemandian airpanas alami mengandung yodium berkhasiat untuk penderita penyakit rematik, mengurangi kadar gula, stroke ringan, kulit dan memperlancar peredaran darah. Wah cocok nih, sesuai dengan keadaan phisik aku yang kelelahan, kecapean, keletihan, kepegelan, kelebaian..hahahaha…
Mungkin mirip dengan kolam yang di Mallorca yang Om Dj dan Susi sambangi yaach..
Lokasi kolam berada di lantai atas, tibalah aku dan suami di sana, aku melihat aura yang mistis, bagaimana tidak, asap mengebul dari permukaan air kolam, suasana remang-remang.. aku sampai mikir lagi, tang..ting..tung..jadi tidak.. tidak jadi.. ah kepalang tanggunglah, aku tekadkan niatku untuk mencoba, kapan lagi cuy, di Bekasi kagak ada yang seperti ini..xixiixixi..
Ada mbak-mbak yang akan memberi petunjuk dan arahan-arahan kepada pengunjung, setelah berganti pakaian, treatment bisa langsung di jalankan kami disuruh untuk mencelupkan kaki terlebih dahulu, sedikit demi sedikit, setelah kaki bisa menyesuaikan dengan panasnya, barulah kami boleh menjeburkan diri ke kolam, kemudian kami disuruh untuk berbaring, seperti alas tempat tidur, dimana di beberapa sudut terdapat semburan, salah satunya di leher, siku tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri. Setelah beberapa menit berbaring, kami dipersilahkan untuk ke step selanjutnya yaitu terapi pada telapak kaki, begitulah seterusnya dari kaki tangan betis, paha, pinggang, punggung, sampai terapi terakhir yaitu semburan air untuk bagian leher.
Selesai terapi, kami dipersilahkan untuk duduk dan menikmati secangkir air jahe hanget, uenak’e poll. Aku sampe minta tambah minumnya..doyan apa doyan ? hahahaha…
Malam itu kami semua tidur dengan pulas, las, las..
(Acara tidurnya tidak usah diceritakan ya..hanya menambah panjang isi cerita saja..toh kami juga tidak tau apa-apa, karena kami tertidur pulas..idiih, apaan juga ..ngapain juga siy mesti ditulis segala? ) whuaa makin gak jelas nih…hahahaha…
Singkat cerita (naaah, gitu dong..) keesokan harinya, kami sarapan secara buffet, hidangan yang tersedia adalah menu khas daerah Cirebon, antara lain, nasi lengko, nasi jamblang, empal gentong, kalau yang tidak menyukai makanan berat disediakan juga roti-roti..
(Maap, tidak ada photo-photo makanannya..maap bangeed)
Setelah sarapan, anak-anak nyemplung ke kolam renang lagi..emaknya nungguin ajah..hehehe..
Akhirnya siang itu kami check out dari hotel, ada beberapa tempat wisata yang ingin kami kunjungi di kota Kuningan ini.
Kolam ikan Cibulan
Nama ikan yang ada di kolam ini namanya ikan Dewa. Ada beberapa kolam ikan di sini, aku melihat ada beberapa anak yang berenang di kolam ini join renang bareng ikan-ikan itu..haduuh aku mah gak sanggup deh.. apalagi kalau ikannya bersentuhan dengan aku..gak kuwaaad..geliii booo…
Cukup datang, lihat dan senyum-senyum melihat anak-anak yang riang gembira berenang di antara ikan-ikan itu.
Ikan-ikannya kliatan khaaan..?
Asiik melihat ikan yang sliwar sliwer
Melihat dan menyentuh ikan dari dekat
Puwas melihat ikan, yook kita lanjut jalan lagi…
Tujuannya kali ini adalah Museum Linggarjati – Kuningan
Linggarjati adalah nama desa yang yang berada di kaki gunung Ceremai, kecamatan Cilimus – Kuningan. Pada tahun 1946, di tempat ini dilangsungkan suatu perundingan, yaitu Perundingan Linggarjati.
Ini kali ke-2 aku datang ke museum ini. Pertama kali aku datang bersama ke 2 temanku yaitu Trio Macan KW3 whuahaha…. Kali ini aku datang bersama keluargaku, aku ingin mengenalkan kepada anakku peristiwa sejarah penting yang pernah terjadi pada bangsa ini.
Ini dia Museum Linggarjati
Resepsionis dan buku daftar tamu
Tamu yang datang harap mengisi buku tamu
Ada yang mau nampang (xixixiixi)
Sudut lain di dalam Museum (iih, kok ada yang nampang lagi siy..)
Buku panduan
Selesai dan puas melihat museum, kami putuskan untuk segera kembali ke Bekasi.
Demikianlah cerita singkat liburan kami, semoga berkenan.
Salam hangat kami dari kota mBekasi yang sudah mulai turun hujan.
Read more: http://baltyra.com/2012/11/26/jalan-jalan-ke-kuningan-jawa-barat/#ixzz5WugNMKpZ





















Komentar
Posting Komentar